Selasa, 10 Mei 2011

GIZI DAN EKONOMI

KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
      Syukur alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya yang tak terbatas kepada segenap alam, terkhusus atas karunia-nya sehingga kami dapat membuat makalah ini. Salam dan shalawat  atas  junjungan Nabi besar Muhammad SAW, sebagai Nabi dan rasul yang di utus kepermukaan bumi untuk membawah kesejahteraan bagi segenap alam dan keselamatan semoga senantiasa tercurahkan kepada para sahabat nabi yang terpilih, keluarga beliau yang suci dan para pewaris-pewaris nabi serta kepada segenap manusia yang senantiasa bertasbih kepada-nya.
     Ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini semakin berkembang pesat termasuk dibidang kesehatan masyarakat khususnya mata kuliah ekologi gizi di mana kita di ajarkan tentang berbagai hubungan antara gizi dengan aspek ekonomi.
     Terima kasih kami ucapkan kepada dosen pembimbing yang tidak pernah lelah untuk membimbing kami sehingga wawasan kami semakin bertambah,kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dari pembimbing dan pembaca apabila dalam makalah ini masih terdapat kekurangan dan semoga dengan adanya makalah ini dapat menambah wawasan kita semua.


Makassar,29 Maret 2010

Penulis


KESEHATAN IBU DaN ANAK

Antisipasi penyakit turunan
“Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Oleh sebab itu cegahlah penyakit agar tidak sampai mampir pada anak. Lakukanlah observasi melalui data riwayat kesehatan keluarga. Dengan demikian kita dapat melakukan antisipasi agar jangan sampai penyakit warisan yang tidak diinginkan itu diidap oleh anak kita.

Jika penyakit turunan dialami anak sejak lahir, kita tidak boleh menyerah pasrah. Lakukan berbagai usaha agar anak dapat hidup layaknya anak normal.

Penyakit apa saja yang dapat diturunkan orangtua ataupun keluarga kepada anak ?

OBESITAS
       Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Anak dikatakan obesitas bila berat badannya lebih dari 20% dari berat ideal. Faktor keturunan merupakan hal yang mempengaruhi terjadinya kegemukan. Dari hasil penelitian di Amerika Serikat dilaporkan bahwa anak-anak dari orangtua normal mempunyai peluang 10% menjadi gemuk. Peluang itu akan bertambah menjadi 40-50% bila salah satu orangtua menderita obesitas dan akan meningkat 70-80% bila kedua orangtuanya menderita obesitas.

Oleh karena itu bayi yang lahir dari orangtua yang gemuk akan mempunyai kecenderungan menjadi gemuk. Gemuk disaat bayi atau anak-anak mempunyai kemungkinan sulit menjadi kurus pada waktu dewasanya karena anak-anak sudah membentuk sel yang jumlahnya lebih dari normal.

Bukan berarti obesitas tidak dapat dicegah. Angka diatas adalah resiko karena gaya hidup sehat tetap menjadi faktor utama apakah anak mengalami obesitas atau tidak.

Cegahlah si kecil agar tidak mengalami obesitas dengan tindakan antara lain  :
~ Mengurangi asupan makanan kaya gula seperti minuman ringan
~ Hindari mengkonsumsi makanan berlemak terlalu sering
~ Kurangi mengkonsumsi camilan
~ Biasakan mengkonsumsi makanan dengan gizi cukup dan seimbang
~ Konsumsilah sayuran dan makanan kaya serat
~ Lakukanlah aktivitas fisik untuk membakar kalori

Sayangilah anak anda dengan menghindarkannya dari penyakit turunan.


ASI, Sumber DHA dan ARA Terbaik bagi Bayi

Para ibu haruslah memberikan nutrisi terbaik bagi awal kehidupan buah hatinya, dan mendapatkan informasi yang cukup tentang berbagai hal yang bermanfaat bagi bagi tumbuh kembang anak.

Air susu ibu (ASI) adalah sumber gizi yang terbaik yang dapat diberikan para ibu kepada bayinya. Untuk itu para ibu sebaiknya memberikan ASI kepada bayi mereka secara eksklusif, paling tidak hingga usia 6 bulan.

Salah satu alasan dibalik pendapat itu adalah para bayi yang mendapatkan ASI umumnya perkembangan otak dan jaringan sarafnya lebih baik daripada mereka yang mendapatkan susu formula.

Selidik punya selidik ternyata diketahui bahwa ASI mengandung sejumlah kecil DHA dan ARA (sekitar 1% dari total asam lemak untuk DHA dan sekitar 0,5% dari total asam lemak untuk ARA). Meskipun jumlahnya sedikit, DHA dan ARA ternyata penting dalam perkembangan intelektual dan daya penglihatan anak.

Istilah DHA dan ARA memang sudah tidak asing bagi para ibu yang selama ini dikenal berperan penting dalam mengoptimalkan perkembangan otak, jaringan syaraf, jaringan penglihatan, dan membantu pembentukan sistem imun pada bayi.

Telah banyak organisasi ilmiah yang merekomendasikan pemberian ARA dan DHA pada anak, diantaranya FAO/WHO, The European Society for Pediatric Gastroenteorology and Nutrition, International Society for the Study of Fatty Acids and Lipids, dan The British Nutrition Foundation.

Dr. Craig Jensen, Associate Profesor dari Baylor College of Medicine, Texas Children's Hospital yang hadir sebagai pembicara seminar bertajuk "Kadar Asupan DHA dan ARA yang Tepat dan Stimulasi sejak Dini untuk Nilai IQ Anak yang Lebih Baik", pada 25 Maret di Jakarta, mengatakan bahwa DHA dalam konsentrasi tinggi ditemukan pada otak dan retina merupakan komponen penting pada selaput phospolipids, yang termasuk dalam sistem syaraf. Begitu juga dengan ARA, merupakan komponen penting bagi struktur sel selaput phospolipids, yang termasuk dalam sistem pusat syaraf.

Menurut Dr. Craig Jensen, hasil temuan terbaru dari uji klinis yang dilakukan oleh DR. E.Birch menunjukkan bahwa anak-anak berusia 4 tahun yang mendapatkan asupan DHA/ARA dengan kadar 0,36% DHA (90mg DHA/100g) dan 0,72% ARA (180mg ARA/100g) selama empat bulan pertama menunjukkan Mental Development Index dan Nilai IQ yang lebih tinggi 7 poin dibandingkan dengan merek yang tidak mendapatkan asupan DHA dan ARA dalam kadar tersebut. Studi lain juga menunjukkan bahwa skor IQ yang kurang lebih sama tingginya pada usia dewasa.

Saat DHA dan ARA absen dari makanan bayi (misalnya pada bayi yang mendapat susu formula tanpa DHA/ARA), atau kadarnya rendah (misalnya pada bayi prematur), ternyata timbul penurunan ketajaman penglihatan dan kecerdasan bayi. Kesimpulan ini juga disokong oleh beberapa penelitian yang menemukan bahwa:

Bayi yang mendapatkan susu formula yang diperkaya dengan LC-PUFA (contohnya DHA dan ARA) menunjukan ketajaman penglihatan yang lebih baik daripada mereka yang mendapatkan susu formula tanpa LC-PUFA.

Bayi yang mendapatkan susu formula dengan DHA dan ARA memiliki ketajaman penglihatan yang sama dengan bayi bayi yang mendapat ASI, sementara mereka yang mendapatkan susu formula tanpa DHA dan ARA ketajaman penglihatannya lebih rendah.

Bayi yang mendapatkan susu formula yang diperkaya dengan DHA dan ARA mengalami peningkatan kemampuan intelektual dibandingkan mereka yang mendapat susu formula tanpa DHA dan ARA.

Pada bayi prematur yang mendapat tambahan DHA dalam makanannya ternyata menunjukan peningkatan perkembangan sel sel di retina dan ketajaman penglihatan, serta peningkatan perkembangan sel sel di korteks otak dan kemampuan belajar serta mengolah informasi. Karena itu, kini dianggap bahwa DHA dan ARA merupakan salah satu sebab adanya perbedaan kecerdasan dan daya penglihatan bayi bayi yang mendapatkan ASI dibandingkan bayi bayi yang mendapatkan susu formula (yang umumnya tidak mengandung DHA).

Sehingga untuk memperoleh kandungan DHA dan ARA yang tinggi dalam ASI, maka diet ibu hamil juga harus diperhatikan, karena dalam beberapa makalah disebutkan kandungan DHA dalam ASI bervariasi, terggantung dari banyaknya asupan asam lemak dalam diet ibu. Penelitian membuktikan bahwa ketika ibu mendapat tambahan DHA dalam dietnya, kandungan DHA dalam ASI juga akan meningkat. karena itu, sebaiknya ibu mendapatkan DHA dan ARA dalam jumlah yang cukup selama menyusui. Sumber DHA dalam makanan antara lain: ikan laut (misalnya salmon), minyak ikan, daging dan telur.

Lalu apa sebenarnya fungsi DHA dan ARA dalam perkembangan otak dan mata bayi? DHA dan ARA merupakan komponen utama lemak membran sel dan merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang (LC-PUFA) utama dalam sistem saraf pusat. DHA juga merupakan komponen utama membran sel fotoreseptor retina. Melihat peranannya yang vital, wajar jika kekurangan DHA dan ARA dapat berpengaruh pada perkembangan otak dan mata bayi.

Otak bertumbuh maksimal sejak 3 bulan terakhir dari masa kehamilan sampai kurang lebih usia 2 tahun. Karena itu, dalam periode tersebut bayi sebaiknya mendapat DHA dan ARA dalam jumlah cukup, yang dapat diperoleh dari ASI.
sumber: perempuan.com

Angka kematian bayi stagnan
Indonesia masih harus berjuang keras untuk memperbaiki indikator pembangunan kesehatan, khususnya tingkat  kematian bayi, karena tren angka kematian bayi selama empat tahun terakhir belum menurun. Rata-rata angka kematian bayi pada periode 2003-2007 relatif stagnan di kisaran 34 per 1.000 kelahiran.
Kondisi ini menjadi sorotan utama yang disampaikan oleh Dr Budihardja, Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan. "Kita perlu mempercepat pencapaian target angka kematian bayi di Indonesia. Berdasarkan target Tujuan Pembangunan Milenium (MGDs), pada tahun 2015 angka kematian bayi adalah 19 dari tiap 1.000 kelahiran," kata Budihardja, di Jakarta, Kamis (23/10).
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa angka kematian bayi pada tahun 1990 tercatat masih mendekati 70, namun lima tahun kemudian tepatnya 1995 angka tersebut berkurang hingga menjadi sekitar 66 bayi tiap 1.000 kelahiran. Penurunan tajam terjadi di periode tahun 1997, di mana angka kematian bayi turun ke level sedikit di bawah 50. Dan kembali penurunan yang signifikan tercapai di tahun 2003, sehingga rasio kematian bayi tiap 1.000 kelahiran adalah 35 bayi.
"Angka kematian bayi mengalami penurunan yang tajam antara tahun 1990-2000an, tapi selanjutnya terlihat stagnan," kata dia mengutip data Susenas (Survei Kesehatan Nasional) tahun 2005.
Dari total angka kematian bayi yang masih sangat tinggi itu, masih kata Budihardja, sekitar 80-90 persen dapat dicegah dengan teknologi sederhana yang tersedia di tingkat Puskesmas dan jaringannya. Di sisi lain, indikator utama pembangunan kesehatan berupa angka kematian ibu saat melahirkan pun setali tiga uang dengan angka kematian bayi.
Pada saat ini diperkirakan 228 orang ibu meninggal dalam tiap 1.000 proses persalinan di Indonesia. Angka kematian ibu saat melahirkan yang ditargetkan dalam MDGs pada tahun 2015 adalah 110, dengan kata lain akselerasi sangat dibutuhkan sebab pencapaian Indonesia terhadap target ini masih cukup jauh. (Ant/OL-06)
sumber: Mediaindonesia.com

Kurang Asam Folat Bisa Sebabkan Bayi Cacat

Kekurangan asam folat pada ibu hamil, berdasarkan penelitian, bisa menyebabkan terjadinya kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Bayi mengalami cacat pada otak dan sumsum tulang belakang.

Menurut dr Noroyono Wibowo SpOG, Kepala Subbagian Fetomaternal Departemen Obestetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI), dalam semiloka manfaat asam folat yang diselenggarakan di Jakarta, beberapa waktu lalu, asam folat merupakan enzim untuk memproduksi DNA (Deoxyribose Nucleic Acid).

''Asam folat juga penting dalam membantu pembelahan sel. Asam folat juga bisa mencegah anemia dan menurunkan risiko terjadinya NTD (Neural Tube Defects) dan sebagai antidepresan,'' kata Bowo.

Sering kali para ibu tidak mengetahui dirinya kekurangan asam folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. ''Kebanyakan pasutri (pasangan suami istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. Tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu.''

Karena itu, ibu pun sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah kehamilan. ''Kalau kehamilan direncanakan, maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil. Padahal, kebutuhan asam folat untuk ibu hamil harus disiapkan sejak sebelum kehamilan.''

Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa besarnya prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. ''Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Kematian bayi ini belum diidentifikasi penyebabnya apa, karena belum ada data. Salah satu penyebab kematian bayi adalah kekurangan asam folat,'' ujar Bowo.

Kekurangan asam folat menyebabkan bayi lahir dengan bibir sumbing, bayi dengan berat badan rendah, Down's Syndrome, dan keguguran. ''Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah, menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya.''

Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil, anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. Pada anak perempuan saat dewasa tidak mengalami menstruasi.

Pada ibu hamil kekurangan folat menyebabkan meningkatnya risiko anemia, sehingga ibu mudah lelah, letih, lesu, dan pucat.

Sumber makanan yang mengandung asam folat adalah hati sapi (liver), brokoli, jeruk, bayam, dan sebagainya. ''Roti dan susu juga mengandung asam folat tinggi, sebab kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung asam folat,'' jelas Dr Tim Green PhD dari Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand

Hanya saja hati sapi mengandung vitamin A cukup tinggi. Pemberian vitamin A pada ibu hamil sangat tidak dianjurkan karena menyebabkan gangguan kehamilan. Oleh sebab itu, pengganti hati sapi adalah susu.

Kebutuhan asam folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan dua gelas susu. ''Mengonsumsi folat tidak hanya ketika hamil, tetapi sebelum hamil sangat dianjurkan. Banyak negara telah melakukan kebijakan dalam pengurangan NTD dengan mewajibkan ibu mengonsumsi asam folat,'' tuturnya.

Posyandu: Penting untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Sosoknya memang sederhana. Namun bila berfungsi sebagaimana mestinya, Posyandu mampu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) Tulip. Begitu sebaris tulisan yang terpampang di depan bangunan sederhana di dekat tempat tinggal Mini, ibu muda dengan dua anak. Sebagai warga yang baik, Mini tak pernah lupa membawa anak balitanya ke Posyandu itu.

Namun, ada yang menggelitik benak Mini berkait dengan kegiatan di Posyandu itu. Ia heran, kegiatan di Posyandu itu sangat 'ala kadarnya'. ''Anak-anak ditimbang, dicatat, dikasih makanan, lalu pulang,'' katanya. Mini yang bersuamikan seorang pegawai negeri sipil (PNS) ini, merasa kegiatan seperti itu belumlah cukup. Mestinya, dia bilang, ada kader atau petugas Puskesmas yang memberikan advokasi atau saran-saran pada orang tua yang anak-anaknya bermasalah dengan kesehatan atau berat badannya tak sesuai dengan grafik KMS (Kartu Menuju Sehat). Hal lain yang diperhatikan Mini adalah makanan yang diberikan pada para balita yang datang ke Posyandu. ''Bagaimana Posyandu bisa mendukung gizi mereka, kalau yang diberikan cuma sepotong kue lapis atau secangkir bubur kacang hijau cair.''

Tak cuma Mini. Surutnya peran Posyandu juga dirasakan oleh seorang konsultan gizi dari UNICEF Indonesia, dokter Benny Soegianto MPH. Karena itu, ia sangat setuju dengan seruan yang dilontarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum lama ini untuk merevitalisasi Posyandu. ''Saya kira, ini momentum yang sangat tepat,'' kata Benny, seusai berceramah di depan para kader Posyandu Mager Sari, Kelurahan Ketabang (RW I), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/6) lalu. Ceramah ini disampaikan dalam rangkaian Kampanye Minum Susu 2005 yang diprakarsai PT Tetra Pak Indonesia, sebuah perusahaan global yang bergerak di bidang pengemasan dan pemrosesan pangan. Selain Surabaya, kampanye ini juga digelar di lima kota lainnya di Indonesia yaitu Denpasar, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Medan.

Lebih jauh Benny menjelaskan, jika berfungsi sebagaimana mestinya, Posyandu bisa memonitor tumbuh kembang balita yang menjadi anggotanya. Ia kemudian memberi contoh tentang anak-anak Indonesia yang mengalami gizi buruk. Menurutnya, 99 persen anak-anak bergizi buruk itu, sebenarnya lahir dengan berat badan normal. Mungkin saja, tiap bulan berat badan si anak naik, tapi hanya dua ons per bulan. Alhasil, ketika berumur setahun, berat badan si anak cuma sekitar 5-6 kg. Ini sangat kurang. ''Mengapa hal itu terjadi? Karena tidak ada yang memonitor. Lalu, siapa yang mestinya memonitor? Tentunya Posyandu,'' jelas ahli gizi yang juga mengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Surabaya ini.

Lima meja di Posyandu

Lebih jauh Benny menjelaskan, setiap Posyandu memiliki lima meja yaitu meja pendaftaran, meja penimbangan, meja pengisian KMS (Kartu Menuju Sehat), meja komunikasi, dan meja tindakan. Nah, dari kelima meja ini, titik terlemah ada di meja keempat yaitu meja komunikasi. Ini pula yang terjadi di Posyandu Tulip, dekat rumah Mini. Padahal, meja empat ini memegang fungsi sangat penting. Di sini, hasil penimbangan seorang anak dikomunikasikan.

Jika diketahui berat badan seorang anak anjlok (di bawah grafik KMS), petugas di meja lima bisa melakukan intervensi dengan mencari tahu penyebab turunnya berat badan si anak lalu memberikan saran-saran. ''Untuk anak yang berat badannya kurang, petugas bisa menyarankan sang ibu untuk memberikan nasi goreng.'' Mengapa nasi goreng? ''Nasi biasa sebanyak 100 gram hanya memiliki 180 kalori. Tapi kalau nasi itu dimasak dengan tambahan tiga sendok minyak, maka akan ada tambahan 270 kalori. Ini akan membuat berat badan anak cepat naik,'' kata Benny yang juga mengajar di Akademi Gizi Surabaya.

Selain nasi goreng, ada saran lain dari Benny untuk para ibu yang anaknya memiliki berat badan kurang. ''Berilah si anak kudapan berupa kolak. Boleh juga memberikan nasi dicampur mentega.'' Selain pemantauan berat badan balita, banyak hal lain yang bisa dilakukan di Posyandu yaitu: KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), KB (Keluarga Berencana), gizi, imunisasi, dan penanggulangan diare. ''Jadi, kalau diibaratkan, Posyandu ini seperti one stop shopping.'' Lalu, apa yang mesti dilakukan untuk 'menghidupkan' kembali Posyandu? Tentang hal ini Benny mengatakan bahwa Posyandu sebenarnya merupakan tanggung jawab kolektif dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Untuk mengaktifkannya kembali butuh kesadaran dan ketelatenan pihak-pihak yang terkait.

Misalnya saja, Posyandu kurang dana. Dalam hal ini, mestinya pemerintah daerah yang menyediakan. Nah, kalau pemerintah belum punya dana, mungkin masyarakat bisa mengambil peran itu. Misalnya saja, ada anggota masyarakat yang mampu secara ekonomi, bisa saja menjadi 'orang tua asuh' untuk Posyandu. ''Atau, jika di RW (Rukun Warga) itu ada lima orang saja yang mau menyumbang setiap bulan Rp 10 ribu, itu sudah lumayan sekali untuk Posyandu.'' Proses regenerasi juga dinilai Benny sebagai hal yang sangat penting. ''Karena kan pasti ada kader yang sudah sepuh (tua), atau ibu-ibu yang harus pindah ke daerah lain ikut suami. Nah, jadi perlu ada proses rekruitmen (kader Posyandu).''

Jangan lupakan susu

Sementara itu dalam seminar yang digelar di Graha Sawunggaling, Surabaya, sehari sebelumnya, Benny menekankan pentingnya susu bagi balita hingga lansia. Seminar yang dihadiri sekitar 300 kader Posyandu di Kota Surabaya ini juga digelar dalam rangkaian Kampanye Minum Susu 2005. Susu, tak dapat dipungkiri, merupakan minuman yang menyehatkan. Kandungan gizinya terhitung lengkap. Susu mengandung kalsium, fosfor, hingga protein. Selain itu, susu juga mengandung sejumlah vitamin, di antaranya vitamin A dan D.

Mengingat gizinya yang lengkap itu, para ibu hamil disarankan meminumnya. Dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang ditambah susu, maka ibu hamil akan terhindar dari anemia (kurang darah). Dengan begitu, pertumbuhan otak dari janin yang dikandung akan maksimal. Para lansia yang memiliki risiko osteoporosis juga perlu sekaliminum susu. Ini karena susu memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Kalsium sendiri, bukan rahasia lagi, adalah zat gizi yang sangat baik untuk kesehatan tulang.

Bagaimana dengan bayi? Untuk bayi berumur 0-6 bulan, air susu ibu (ASI)-lah yang terbaik. Jangan lupakan pula untuk memberi kolostrum pada bayi yang baru lahir. Seperti dikatakan Benny, ASI yang baru saja keluar itu mengandung sejumlah zat penting. ''Kolostrum mengandung sel darah putih dan antibodi untuk menjaga kekebalan bayi,'' kata Benny dalam seminar yang juga dihadiri oleh Ricky Soebagdja, mantan pebulutangkis nasional yang menjadi duta kampanye minum susu, serta Mignonne NB Maramis, direktur komunikasi Tetra Pak.

Selain itu, kolostrum juga mengandung zat pencahar untuk melancarkan pengeluaran mekonium (kotoran pada bayi baru lahir) agar bayi tidak mengalami ikterus (kuning). Kolostrum juga mengandung vitamin A kadar tinggi, serta zat pemacu pertumbuhan dan pematangan sel mukosa usus, sehingga si kecil tidak mudah mengalami alergi.

Benny juga menyarankan para ibu untuk menyusui anaknya hingga dua tahun. Bagaimana dengan susu formula? ''Itu sebaiknya diberikan dalam keadaan darurat, misalnya si ibu karena sesuatu hal tidak bisa menyusui bayinya.'' Nah, ketika bayi berusia di atas enam bulan, boleh-boleh saja si kecil diberikan susu bukan ASI sebagai makanan tambahan atau makanan pendamping ASI. Tapi ingat, jangan berikan susu kental manis. Mengapa? Sebab, susu jenis ini terlalu banyak mengandung gula.

Bagaimana pula dengan susu bubuk? Diakui Benny, dibanding susu cair, kandungan gizi susu bubuk memang lebih rendah. Dalam hal ini, ada beberapa vitamin yang hilang seperti vitamin B dan C. Namun jangan khawatir, karena produk susu bubuk saat ini juga mengalami fortifikasi (pengayaan), sehingga bisa ditambah multivitamin dan mineral. ''Saat ini, susu bubuk merupakan wahana untuk memberikan asupan berbagai zat penting yang kandungannya dalam makanan biasanya kurang.'' Untuk mencapai tumbuh kembang optimal, Benny menyarankan, anak-anak sebaiknya minum dua gelas susu setiap hari.

Namun, minum susu saja belum cukup. ''Selain minum susu, kita juga harus membarenginya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang,'' tambah Mignonne pada seminar yang sama. Mengenai kampanye minum susu yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004 ini, Mignonne mengatakan, program ini dilandasi oleh keprihatinan akan rendahnya tingkat konsumsi susu di Indonesia. Saat ini, konsumsi susu di Indonesia baru mencapai sekitar 7 liter/orang/tahun. Bandingkan dengan Malaysia yang telah mencapai 21 liter/orang/tahun, atau Thailand sebanyak 24 liter/orang/tahun. ''Hal ini merupakan kenyataan yang patut mendapat perhatian dari semua pihak,'' demikian Mignonne.


Hamillah Tiga Tahun Lagi

Menjaga jarak kehamilan tak hanya menyelamatkan ibu dan bayi dari sisi kesehatan, namun juga memperbaiki kualitas hubungan psikologis keluarga.

Wanita berbaju bunga-bunga itu tampak repot ketika masuk kamar periksa sebuah klinik bersalin di kawasan Bekasi. Langkahnya tergopoh-gopoh. Tangan kanannya memegangi perut buncitnya, sementara tangan kiri menggandeng bocah lelaki berusia setahun. Seorang suster membantu perempuan berusia 37 tahun itu. "Suami saya masih berlayar. Ini jadwal pemeriksaan bulan kedelapan. Biasanya saya periksa dibantu seorang pembantu. Tapi hari ini si bibi mesti di rumah menjaga anak sulung saya berusia tiga tahun yang sakit panas," tuturnya dengan suara kelelahan.

Mungkin Anda kerap melihat pemandangan ini di lakon-lakon sinetron, namun kenyataannya begitulah yang sering kita temui. Zaman boleh berlalu, teknologi boleh silih berganti memperbarui diri, namun keinginan orang beranak banyak tanpa memperhatikan jarak kelahiran tetap saja mudah ditemukan. Maklum saja, rata-rata orang masa kini menikah pada usia lebih dari 20 tahun. Terkejar oleh faktor usia, dibuatlah pengaturan jarak kelahiran anak secepat mungkin sebelum usia melahirkan si ibu di titik rawan di atas usia 35 tahun.

Beberapa waktu lalu John Hopkins Bloomberg School of Public Health mengeluarkan ringkasan laporan kependudukan. Isinya mengenai tren jarak kelahiran anak yang semakin panjang antara tiga sampai lima tahun. Laporan itu menjelaskan jarak tahun kelahiran panjang ini bermanfaat bagi kesehatan anak maupun ibunya, termasuk menciptakan peluang memaksimalkan pertumbuhan anak.

Laporan itu pun menyinggung beberapa negara seperti Bhutan, Mesir, Kenya, Vietnam, Indonesia, dan Zimbabwe memiliki kecenderungan orangtua segera ingin memiliki anak berikutnya bila anaknya meninggal. Hal ini berbeda bila anak pertamanya tumbuh sehat dan cerdas. Untuk memperkuat laporan itu, berdasarkan data the Demographic and Health Survey (DHS) dari tahun 1990 sampai 2001 membuktikan, wanita cenderung melahirkan kembali anak berikutnya lebih cepat atau kurang dari tiga tahun, jika anak terdahulu meninggal atau kurang sehat seperti yang diharapkan. Data DHS di 46 negara menunjukkan bila anak meninggal, rata-rata jarak kelahiran berikutnya menjadi 60 persen lebih pendek dibandingkan bila anak terdahulunya hidup. Perempuan yang mengalami keguguran biasanya juga ingin cepat kembali memiliki anak.

Penelitian DHS juga menemukan di 55 negara termasuk Indonesia, wanita yang tinggal di pedesaan cenderung memilih jarak kelahiran lebih pendek atau kurang dari tiga tahun. Hal ini disebabkan karena faktor lingkungan di desa yang mendorong segera punya anak kembali. Bila si wanita itu tidak segera hamil kembali maka akan mendapat cemoohan. Biasanya wanita berstatus sosial lebih rendah dan tidak bekerja, memilih jarak melahirkan lebih pendek.

Penelitian ini juga memerinci keberhasilan beberapa negara yang wanitanya berpendidikan lebih tinggi cenderung menggunakan kontrasepsi untuk mengatur jarak kelahiran. Wanita berpendidikan ini umumnya menyadari perlunya mengatur jarak kelahiran. Sebaliknya, di Indonesia wanita yang berpendidikan tinggi umumnya menikah di atas usia 30 tahun. "Banyak yang memilih jarak pendek untuk melahirkan anak sebelum para wanita berusia 35 tahunan ke atas," tutur Wongso Hakim, dokter kebidanan rumah bersalin Asih, Jakarta.

Di mata dokter berusia 55 tahun ini tidak dipungkiri dari aspek kesehatan jarak ideal kelahiran ini sangat bagus untuk ibu dan anak. Ia sangat setuju pada hasil penelitian DHS yang menyebutkan anak-anak yang lahir dengan jarak tiga sampai lima tahun memiliki kemungkinan hidup sehat yang lebih besar. "Dibandingkan anak-anak yang lahir dengan jarak kelahiran kurang dari dua tahun, maka anak-anak dengan jarak kelahiran ideal ini memiliki kelangsungan hidup lebih baik dan tinggi. Kondisi begini bisa berlangsung sampai si anak berusia balita," katanya.

Mengutip temuan penelitian DHS itu, Wongso bersepakat anak yang lahir dengan jarak ini tidak akan menderita kekerdilan atau kekurangan berat badan. Bahkan si anak memiliki nilai gizi yang bagus. Intinya jarak kelahiran ini akan meningkatkan kesehatan ibu dan anak," tutur Wongso.

Sementara itu, menurut psikolog Diana Tamrin, dari aspek kejiwaan rentang kelahiran ideal ini memberikan kesempatan orangtua lebih intensif mencurahkan waktu bagi anak pada awal usianya. Pun orangtua akan mendapat waktu banyak buat beraktivitas, membesarkan anak, dan meredakan tekanan finansial atau biaya kebutuhan. Ia menilai jarak kelahiran anak di bawah tiga tahun justru bisa menimbulkan kerepotan mengasuh anak, tekanan ekonomis dan selang waktu pendek kelahiran jelas berisiko buruk terhadap kesehatan balita dan ibunya.

Diana melihat pengalaman yang terjadi di masyarakat, anak-anak yang dilahirkan dengan jarak terlalu rapat biasanya mengalami perkembangan fisik dan mental yang kurang memuaskan, bila dibanding anak-anak yang jarak kelahirannya tiga sampai lima tahun. "Aspek fisiknya bagi si ibu yang melahirkan berjarak terlalu rapat cepat lelah, gampang sakit, dan mudah stres. Apalagi bila si ibu memiliki dua atau tiga anak dengan rentan usia kelahiran yang pendek bisa merepotkan emosinya mengasuh, memelihara dan mendidik anak," katanya mencontohkan. Bila kondisi ekonominya bagus si ibu bisa membayar beberapa pembantu atau pengasuh. Toh, tetap saja aspek kejiwaan si ibu harus bersalto dalam membagi peran untuk memahami perkembangan jiwa anak-anaknya itu.

Pengasuh rubrik psikologi keluarga di media cetak ini juga menyebutkan bagi si anak berusia di bawah dua tahun, kelahiran atau kehadiran si adik justru menjadi salah satu ancaman terbesar terhadap kesehatan dan pertumbuhannya. Dengan kelahiran baru itu, penyusuan ibu terhadap si abang atau kakak tadi terpaksa dihentikan. Bahkan ada juga ibu yang kemudian tidak memiliki cukup waktu untuk menyediakan makanan yang diperlukan bagi anak-anaknya.

Selain itu, jarak kelahiran yang terlalu dekat bisa menimbulkan rasa cemburu pada si kakak yang belum siap berbagi kasih sayang orangtuanya. "Banyak kakak-beradik dengan jarak kelahiran terlalu pendek menimbulkan sikap iri atau cemburu. Si kakak tidak gembira atas kehadiran si kecil. Justru si kakak sering menganggapnya musuh karena merampas jatah kasih sayangnya."

Selain kesehatan dan kejiwaan, aspek ekonomi juga tak kalah penting. Diana menyebutkan, semakin banyak keluarga yang merancang kelahiran anak dengan matang karena faktor ekonomi untuk biaya persalinan, perawatan, pemeliharaan, kesehatan, keperluan sekolah termasuk menyiapkan masa depan anak. "Memiliki anak bagi pasangan suami-istri saat ini seperti investasi mahal. Kita harus punya cukup punya modal materi dan spiritual untuk menyambut kehadirannya," katanya. Kalau tidak direncanakan terutama soal penyiapan dananya bisa juga berakibat fatal. "Ada gurauan, punya anak zaman sekarang mahal, jadi harus pintar mengatur jarak kelahirannya karena berarti harus putar otak juga untuk persiapan finansialnya,"

Senin, 09 Mei 2011

SISTEM INFORMASI KEUANGAN

A.        Pengertian
Dalam susunan kata Sistem Informasi Keuangan, terdapat kata keuangan yang menjadi pokok yang dibahas, diolah dan disajikan datanya dari sistem ini, namun apa sebenarnya pengertian dari Keuangan itu sendiri?
Menurut Ridwan.S Sunjaja dan Inge Berlian, keuangan merupakan ilmu dan seni dalam mengelola uang yang mempengaruhi kehidupan seorang dan setiap organisasi. Keuangan berhubungan dengan proses, lembaga, pasar dan instrument yang terlibat dalam transfer uang diantara individu maupun antara bisnis dan pemerintah.
Jadi dapat disimpulkan bahwa segala hal yang berhubungan dengan prosedur mengelola uang dari kehidupan seseorang dan suatu organisasi, disebut sebagai Keuangan. Ditambahkan lagi, bahwa kegiatan yang tercakup di dalam keuangan diantaranya ialah mengidentifikasikan kebutuhan uang yang akan datang, membantu pengelolaan dana yang ada, hingga mengontrol penggunaan dana tersebut.
Setelah mengetahui dan memahami makna kata keuangan itu sendiri sekarang kita akan masuk pada Sistem Informasi Keuangan. Sistem Informasi Keuangan adalah sistem informasi yang dirancang untuk menyediakan informasi kepada orang atau kelompok (user)baik di dalam maupun di luar perusahaan mengenai arus keuangan serta permasalahannya di perusahaan tersebut. Informasi yang diberikan dalam sistem ini disajikan berupa laporan khusus, laporan periodik, hasil dari simulasi komputasi, saran dari sistem, dan komunikasi elektronik.
Komponen-komponen yang terdapat di dalam Sistem Informasi Keuangan meliputi:
  1. Komponen Input
Komponen Input Sistem Informasi Keuangan (finansial) diantaranya adalah:
  1.  Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Akuntansi merupakan bagian dari Sistem Informasi Manajemen. Sistem Informasi Manajemen digunakan oleh pihak manajemen dalam menjalankan bisnis perusahaan. Sehingga Sistem Informasi Akuntansi dalam hal ini juga sebagai sumber informasi yang berguna dalam mencapai tujuan perusahaan yang terangkum dalam Sistem Informasi Manajemen. Data akuntansi berperan penting dalam Sistem Informasi Keuangan, hal ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
  • Catatan yang berhubungan dengan keuangan perusahaan
  • Catatan dibuat untuk setiap transaksi (menjelaskan apa, kapan, siapa, berapa)
  • Sistem Informasi Akuntansi merupakan satu-satunya komponen input yang terdapat pada seluruh sistem informasi fungsional.
  1. Komponen Audit Internal, merupakan badan yang melaksanakan aktivitas internal auditing, berusaha untuk menyempurnakan dan melengkapi setiap kegiatan dengan penilaian langsung atas setiap bentuk pengawasan untuk dapat mengikuti perkembangan dunia usaha yang semakin kompleks. Subsistem Audit Internal dirancang secara khusus untuk melakukan studi khusus mengenai operasi perusahaan.
Terdapat dua jenis auditor yaitu auditor eksternal yang biasa terdapat pada perusahaan kecil, dan auditor internal yang biasanya dimiliki oleh perusahaan besar. Terdapat 4 kegiatan dasar di dalam komponen Audit Internal, yaitu:
  1. Keuangan, yaitu kegiatan menguji keakuratan dari catatan perusahaan dan merupakan jenis kegiatan yang dilakukan oleh auditor eksternal.
  2. Operasional, yaitu kegiatan memeriksa efektivitas prosedur. Kegiatan ini dilakukan oleh analis sistem selama tahap analisis siklus hidup sistem.
  3. Kesesuaian, yaitu kegiatan yang merupakan lanjutan dari kegiatan operasional. Audit kesesuaian akan berlanjut terus, sehingga prosedur di perusahaan akan terus berjalan dengan baik.
  4. Rancangan Sistem Pengendalian Internal, yaitu kegiatan yang merupakan rencana untuk pelaksanaan audit-audit agar dapat berjalan lebih baik.
  5. Komponen Intelijen Keuangan, komponen ini mengumpulkan data dari masyarakat keuangan yaitu bank, agen pemerintah, pasar pengaman dan sebagainya. Komponen ini memonitor denyut nadi ekonomi nasional dan memberikan informasi kepada eksekutif perusahaan dan analisis keuangan mengenai trend yang dapat mempengaruhi perusahaan. Berperan untuk digunakan mengidentifikasikan sumber-sumber terbaik modal tambahan dan investasi terbaik. Informasi yang diperoleh berasal dari beberapa pihak antara lain:
    1. Informasi pemegang saham, contoh: Laporan tahunan atau triwulan.
    2. Informasi Masyarakat Keuangan.
    3. Pengaruh lingkungan pada arus uang (Pemerintah Pusat dan Daerah)
1. Komponen Output
Komponen Output Sistem Informasi Keuangan (finansial) diantaranya adalah:
  1. Sistem Peramalan, yaitu kegiatan matematis tertua dalam bisnis, dimana pada komponen Peramalan memproyeksikan aktivitas perusahaan untuk jangka waktu sepuluh tahun atau lebih. Aktivitas tahun yang akan datang terutama dipengaruhi oleh permintaan pasar dan hambatan internal seperti kapasitas produksi, dan keuangan yang ada. Bila jangka waktu peramalan tersebut panjang, maka pengaruh lingkungan meningkat.
Ada tiga fakta dasar dalam pemikiran peramalan:
  1. Semua peramalan merupakan proyeksi dari masa lalu
  2. Semua peramalan terdiri dari keputusan semistruktur
  3. Tidak ada teknik peramalan yang sempurna.
Sedangkan menurut jenisnya, peramalan dibagi menjadi dua, yaitu:
  1. Peramalan Jangka Pendek, adalah peramalah yang dilakukan oleh area fungsional
  2. Peramalan Jangka Panjang, adalah peramalan yang dilakukan ol.eh suatu area selain pemasaran (suatu kelompok khusu yang hanya mempunyai tanggung jawab perencanaan)
Terdapat dua metode peramalan, yaitu:
  1. Metode peramalan nonkuantitatif, yaitu metode peramalan yang tidak melibatkan perhitungan data tetapi didasarkan pada penaksiran subyektif (contoh: Teknik consensus panel dan Metode Delphi)
  2. Metode Kuantitatif, yaitu metode peramalan yang melibatkan pembuatan suatu hubungan antara kegiatan yang akan diramal (variable terikat) dengan kegiatan lain (variable bebas) (contoh: regresi sederhana atau regresi bivariate dan Multivariate regression – paket statistik (IDA, SAS, SPSS))
  3. Komponen Manajemen Dana, bertugas untuk mengelola arus keuangan, dan menjaganya agar tetap seimbang dan positif. Subsistem Manajemen Dana menggunakan proyeksi aktivitas perusahaan untuk menentukan arus uang keluar masuk perusahaan. Manajer dapat mensimulasi beberapa strategi yang dirancang untuk mencapai keseimbangan yang terbaik mengenai arus masuk dan keluar selama jangka waktu yang akan datang, misalnya waktu yang akan datang. Arus yang seimbang mengurangi kebutuhan yang tidak penting mengenai modal operasi pinjaman yang tidak diperlukan dan meningkatkan pendapatan dari dana yang telah diinvestasikan.
  4. Komponen Pengendalian, yaitu kegiatan yang memudahkan manajer untuk menggunakan secara efektif semua sumber daya yang tersedia. Komponen ini terdiri atas program yang menggunakan data yang dikumpulkan oleh komponen pemroses data, guna untuk menghasilkan laporan yang menunjukkan bagaimana uang tersebut digunakan. Laporan itu biasanya membandingkan penampilan keuangan yang sebenarnya dengan anggaran. Komponen pengendalian memungkinkan manajer untuk mengontrol penggunaan anggaran.
Proses penganggaran:
  • Pendekatan dari atas ke bawah
  • Pendekatan dari bawah ke atas
  • Pendekatan partisipasi
Penyusunan anggaran secara partisipasi: manajer pada berbagai tingkatan berunding mencapai anggaran yang memuaskan semua pihak.
Pendekatan menerima dan member.
Laporan Penganggaran:
Laporan anggaran yang akan dibuat di dalam komponen pengendalian terdiri atas anggaran operasi suatu unit seperti department atau divisi terdiri dari jumlah untuk setiap post pengeluaran dasar (gaji, telepon, sewa, perlengkapan, dst)
Laporan bulanan yang menunjukkan pengeluaran aktual dibandingkan dengan anggaran:
  1. Anggaran bulan berjalan
  2. Anggaran year-to-date
Secara keseluruhan, Sistem Informasi Keuangan menyediakan informasi yang menyangkut kedalam dua kegiatan, yaitu akuisisi uang/dana untuk berbagai operasi keuangan bisnis dan alokasi dan pengawasan sumber keuangan organisasi.
Sifat dari informasi yang terkandung di dalam Sistem Informasi Keuangan haruslah mengandung komponen di bawah ini:
  • Relevan dan Materialitas
  • Formal dan Substansi
  • Tingkat Kepercayaan
  • Bebas dari Bias
  • Dapat Diperbandingkan
  • Konsistensi
  • Dapat Dipahami
Dalam Prakteknya, Sistem Informasi Keuangan itu terbagi atas 5 komponen/subsistem, yaitu:
  • Requirement analysis
  • Planning
  • Cash Management
  • Credit Management
  • Capital expenditure system (sistem anggaran belanja Rumah Tangga (RT))
Sistem Pemrosesan Transaksi
  • Merupakan jenis SI yang pertama kali diimplementasikan
  • Fokus utamanya adalah pada data transaksi
  • Digunakan untuk menghimpun, menyimpan, dan memproses data transaksi
Jenis Pemrosesan Transaksi
  • Pemrosesan Tumpuk (Batch processing)
       Data ditumpuk dulu dalam rentang waktu tertentu, baru kemudian diproses
  • Pemrosesan Seketika (online processing atau real time processing)
       Setiap transaksi terjadi segera dilakukan proses
  • Pemrosesan hibrid (inline)
       Perpaduan antara batch dan online
       Contoh : POS

Referensi:
http://www.docstoc.com/docs/9099906/SISTEM-INFORMASI-KEUANGAN
http://www.docstoc.com/docs/25399521/Sistem-Informasi-Keuangan

Mengenal Hardware Komputer

    komputer/komputer desktop atau personal komputer (pc) adalah sekumpulan hardware atau sering disebut perangkat keras sedangkan software atau perangkat lunak yang saling berhubungan dan bekerjasama yang dapt digunakan sebagai alat hitung, pengolah data danmemberika informasi.
    hardware atau perangkat keras komputer adalah perangkat komputer yang dapat dilihat dan disentuh secara fisik. Agar komputer bisa memberikan hasil yang optimal, maka kompuetr harus mempunyai hardware yang berfungsi sebagai masukan  (input), hardware yang berfungsi sebagai pemroses dan hardware yang berfungsi sebagai keluaran (output).

           1. Hardware utama 
    Dalam merakit sebuah komputer, minimal hardware yang dibutuhkan adalah sebagi berikut:
a. processor
    adalah otak dan pusat pengendalian komputer yang menjadi tenaga pelaksanaan dari seluruh eksekusi perintah ataupun program.
    processor senfiri mempunyai tiga bagian yang masing-masing mempunyai kegunaan. 
  1. aritmatics logical Unit (ALU) yang berfungsi sebagai pusat dari segala perhitungan matematis untuk menjalankan semua perintah yang harus dilaksanakan oleh sebuah sistem komputer
  2. Control Unit (CU) berfungsi untuk mengatur semua lalu lintas data maupun perhitungan yang dilakkan oleh processor
  3. Memorry Unit (MU) berfungsi sebagai unit pendukung, dimana perintah-perintah yang sering digunakan oleh processor akan disimpan sementara pada bagian ini.  
      Tentunya jika kita ingin membeli sebuah processot maka yang menjadi salh satu pertimbangan kita adalah kecepatan processor. 
      sebenarnya kecepatan processor adalah internal clock dari sebuah processor artinya kecepatan tersebut merupakan clock yang bekerja secara internal ketika processor melakukan eksekusi perintah-perintah.
      cara untuk menetukan kecepatan processor adalah dengan :

                                      Internal Clock = FSB x clock ratio
          Ket  :
               Internal clock    : Kecepatan processor
               FSB                    : Eksternal Clock
               Clock ratio         : multiplier atau faktor Pengali
FSB dari masing-masing processor tentu berbeda-beda tergantung dari jenis processor. 

b. Mainboard
     mainboard atau sering disebut Motherboard merupakan papan utama sebagai tempat komponen-komponen agar bisa saling berinteraksi. tempat meletakkan beberapa komponen-komponen seperti processor,Memory, cache, Video Card, sound Card, Land Card, dll.
         suatu Motherboard PC berisikan lusinan Chipset, Slot Expansi, dll
      1. Chipset
          berfungsi sebagi  interface antara trafik dan kontrol aliran informasi kedalam komputer. mengontrol infirmasi pengaksesan processor ke momorry, cache, mengalirkan data ke dan dari device (alat) lain.
              pada Motherboard chipset terbagi menjadi dua yaitu North Bridge berfungsi untuk mengatur jenis processor, mengatuir keceptan memorry, dan sejenisnya, menjamin suporrt AGP, dan Badwidth pada bus datanya sedangkan South Bridge berfungsi untuk mengatur keceptan transfer harddisk, dukungan peripheral interface USB, firewire, dukungan terhadap onboard souncard dan modem, dukungan integrated terhadap I/O dan hardware monitoring.

      2. Bios
          Basic Input Output System (BIOS) merupakan level program paling dasar, fungsinya untuk mengenali sistem device yang ada di motherboard serta operating system yang digunakan. bios berjalan saat komputer dijalkan, dan akan memeriksa system.

      3. Slot Ekspansi
          slot ekspansi digunakan untuk memasang card aksesories tambahan yang diperlukan sebagai perluasan pemakaian komputer yang dewasa ini makin dikembangkan. macam-macam slot ekspansi yang sering digunkan adalah SLOT ISA (Industri standar Architecture), biasanya digunakan oleh PC model lama. Tipe slot ini yaitu 8 bit, kecepatan transfer ratenya 0,625 MB/Sec. SLOT PCI (Peripheral Components interconnect), menggunakan 47 Pin dan kecepatan transfer datanya 264 Mb/sec. slot ini biasa digunakan untuk sound Card, Vga card, Lan Card, dll. Slot AGP (Adapter Graphic Peripheral), biasanya digunakan untuk VGA, kecepatan transfernya lebig tinggi dibandingkan dengan PCI. teknologi AGP (2x, 4x, 6x, 8x).

      4. Port I/O
          merupakn port atau tempat dipasangkan conector dari peralatan port I/O dibawah control processor. port yang ada adalah:
  • Port Parallel (LPT1 atau LPT2) yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan standard parallel port 200 Kb/detik, kabrl konector adalah 25 pin. Peralatan yang digunakan port ini adalah: Printer, Scanner, dll
  • port Serial (Com1 atau Com2) yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan lebih rendah/kecil dibandingkan dengan port jenis parallel. kabel konnector untuk Com1 adalah 9 pin dan Untuk Com2 adalah 25 Pin. Peralatan yang mengunakan port ini adalah: Mouse, Modem, dll.
  • Port ECP / EPP adal;ah port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan tinggi yaitu 2.000 - 10.000 KB/detik 
  • Port AT/PS2 port ini umumnya digunakan untuk masukan dari mouse dan keyboard.
  • Port USB (Universal Serial Bus) merupakan port serial Universal bagi perlatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan USB port Yaitu : Camera Digital, Flask disk, dll.
  • Port VGA, merupakan port yang langsung berhubungan dengan monitor, Port VGA di dapatkan dari pemasangan VGa Card.
  • Port Audio, merupakan port yang berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti tape, radio, speaker. dll
  • Port HardDisk, biasanya digunakan oleh harddisk dan CDRom, port ini terdapat dua pada Motherboard yaitu sebagai master dan slave (IDE 1 dan IDE 2). biasanya IDE 1 digunakan oleh Harddisk.
  • Port FDD, Port ini digunakan Khusus untuk Floppy disk, port ini biasanya hanya terdapat  satu buah pada motherboard.
      5. Konektor pada Motherboard
          Fungsinya untuk menghubungkan peripheral yang lainnya dengan motherboard seperti konektor Power Motherboard ke power suplly, reset, LED HDD dan lainnya.
      6. konektor Power
          terdapat dua konektor power motherboard yaitu power 1 yang berjumlah 12 pin dan power 12 berjumlah 4 pin. motherboard zaman sekarang kebanyakan menggunakan power 1 dan power 12 yang berjumlah 4 pin digunakan untuk menambh supply tegangan ke processor.

      7. Konektor Indikoator dan Switch
          konektor ini biasanya digunakan untuk menghubungkan antara tombol power ke motherboard atau power on, reset, LED HDD, LED Power, Speaker.

      8. Cmos Ram
          Berfungsi untuk menyimpan semua konfirmasi dari perubahan pilihan-pilihan pada menu Bios, meskipun komputer dalam keadaan mati konfigurasi tetap tersimpan dan tidak berubah.

      9. Jumper FSB
          jumper ini untuk mngeset serta mengatur lajyu kecepatan processor, jumper ini letaknya tidak jauh dari socket processor.

c.   Memorry
    Berdasarkan letak memorry dibedakan menjadi dua yaitu Internal memorry dan eksternal Memorry. Memorry internal lebih dikenal dengan istilah ROM (Read Only Memorry) dan biasanya sudah terpasang dalam motherboard. sifat dari memorry ini adalah non Volatile (Media penyimpanan yang bersifat Permanent). contoh ROm adalah BIOs.
     Memorry Eksternal Lebih dikenal dengan istilah RAM, (Random Acces Memorry) sifat dari memorry ini adalah Volatile (Media Penyimpanan yang bersifat Sementara).
      ada beberapa tipe RAM diantaranya adalah DRAM (Dynamic Random Acces Memorry), EDO RAM (Extended Data Output Random Acces Memorry), SRAM (Static Random Acces Memorry), VRAM (Video Random Acces Memorry), dan RDRAM (Rambus Dynamic Random Acces Memorry).
        Dari sekian tipe RAM, yang biasa kita kenal adalah SDR-SDRAM adalah memorry yang dapat mengakses lebih cepat dari EDORAM. Bentuk SDRAM adalah dual Inline Memorry Module (DIMM). Slot memorry pada mainboard pentium adalah 168 pin. Sedangkann DDR-SDRAM, adalah memorry yang dapat mengakses data lebih cepat dua kali dari SDRAM.

d.  Card (Kartu)
     Card adalah suati rangkaian elektronika yang berbentuk seperti papan dan digunakan sebagai penghubung dengan komponen lain. Contoh card adalah Vga Card, Sound Card, Internal Modem, TV Tuner Internal, dll.
     untuk mengnampilkan hasil pengolahan dari komputer ke monitor diperlukan sebuah grapic card.

e.  Media Penyimpanan
     berfungsi menyimpan data atau informasi dan mempunyai sifat penyimpanan data atau informasih secara permanent atau tetap. media penyimpoanan data yang paling banyak digunakan adalah  sebagai berikut.
  • FDD (Floppy Disk Drive) adalat alat untuk menulis dan membaca data yang kecil yang disimpan didisket, ukuran floppy yang digunakan untuk saat ini adalah 3 1/2  Inchi. 
  • HDD (Harddisk Drive) adalah penyimpanan data yang bersifat eksternal yang dihubungkan dengan kabel penghubung dan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sangat besar, konektor kabel HDD adalah 40 pin
  • Disk Drive adalah alat yang menggunakan teknologi laser dengan metode WORM, yang terbuat dari resin dan dilapisi permukaan yang reflektif seperti alumanium. informasih direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. proses ini dilakukan dengan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasih dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk. Contoh disk drive adalah CD-ROM dan DVD-ROM. 

f.  Chasing dan Power supply
    Chasing berfungsi untuk menempatkan peralatan atau komponen-komponen komputer seperti mainboard, VGA Card, Power Supply, Floppy Disk, Harddisk, CD-ROM, dsb
     Power Suplly berfungsi untuk menyalurkan listrik ke peralatan komputer yang ada didalam chasing. Power suplly memiliki 5 atau lebih konektor yang dapat disambungkan ke peralatan komputer, 2 konektor (1kabel untuk 2 kabel, 6 kabel untuk 1 konektor, P8 dan 6 kabel untuk 1 konektor P9) disebut jenis konektor AT atauy 20 kabel untuk 1 konektor disebut jenis konektor ATX dan yang lainnya untuk Floppy disk, harddisk, CD-ROM, dsb.

g.   Monitor
      Monitor merupakan kompunen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai. Monitor juga sering disebut Video Display. Contoh jenis monitor antara lain CRT (Cathode Ray Tube), LCD (Liguid Cristal Display) dan Plasma Gas.

h.   Keyboard dan Mouse
      fungsi dar keyboard adalah untuk mengimputkan data ke komputer berupa teks, ada beberapa jenis keyboard antara lain PS2, USB dan Wireless.
        Mouse merupakan salah satu jenis komponent input yang berasal dari ketaran suatu benda. alat tersebut dihubungkan dengan komputer dan jika alat tersebut digerakkan maka akan memberikan sinyal tertentu pada komputer sehingga bisa digunakan untuk memberikan instruksi yang diinginkan pemakai.

i.   Kabel
     Kabel digunakan untuk menghubungkan komponen-komponen agar bisa berinteraksi. Kabel yang diperlukan adalah kabel pOwer  Suplly, kabel data yang digunakan untuk menghubungkan antara motherboard dengan harddisk, floppy disk maupun optical drive, dan kabel monitoring- CPU / Monitoring - listrik yang berfungsi agar monitor bisa menyala.


           2. Hardware Tambahan
a. Printer
     printer termasuk hardware keluaran. printer digunakan untuk mencetak data yang sudah diolah oleh komputer.
b. Speaker
     speaker termasuk hardware keluaran.
c. Joystic / Game Pad
d. Web Cam / Pc Cam
e. UPS
f. FlashDisk